Digitalisasi UMKM

logo Kota Sukabumi

Program Digitalisasi UMKM yang di implementasikan di Kota Sukabumi diantaranya :

1. Digitalisasi Gerai UMKM Juara 

Gerai UMKM Juara merupakan hasil kerja sama Pemkot Sukabumi dan Pemprov Jabar dalam rangka pemulihan ekonomi dan meningkatkan kapasitas UMKM. Di lokasi tersebut terdapat 8 kios dan 1 gerai untuk pemasaran produk UMKM di bawah binaan koordinator UMKM Jabar Juara. Semua produk UMKM Kota Sukabumi yang telah terakurasi oleh UMKM Jabar Juara bisa menyimpan produknya di gerai tersebut. Para pelaku UMKM yang ingin bergabung di tempat usaha tersebut bisa berkoordinasi dengan Koordinator UMKM Jabar Juara. Gerai UMKM di Lapangan Merdeka merupakan pilot project sebagai terobosan UMKM Jabar Juara. Tujuannya untuk membangkitkan UMKM khususnya di Kota Sukabumi. Titik Juara Gerai UMKM adalah sebagai rumah besar bagi UMKM juara dan UMKM baru yang membutuhkan pendampingan. Sri dan jajaran akan memberikan pendampingan dalam pengurusan legalitas dan marketing.Para pelaku usaha menempati gerai-gerai dengan ketentuan 1 kios untuk 2-3 pelaku UMKM. Komoditas yang dijual di gerai-gerai tersebut antara lain makanan, minuman, pakaian, dan produk-produk yang dibina Dekranasda Kota Sukabumi. Kemudian, semua kios yang berada di Gerai UMKM tersebut juga sudah menggunakan QRIS untuk proses pembayaran nya.


2. Pasar Digital Subang Jaya "Pagi BangJay"

Untuk mendukung program Pemerintah Daerah Kota Sukabumi, bank bjb Cabang Sukabumi berkolaborai dengan Kecamatan Cikole dan Kelurahan Subangjaya berencana akan mengimplementasikan Program Kelurahan Digital, perkembangan digitalisasi yang terus ditingkatkan saat ini menjadi perhatian bank bjb karena kecamatan dan kelurahan adalah sebuah aglomerasi permukiman dengan berbagai mata pencaharian dan latar belakang yang memiliki potensi ekonomi yang perlu dikembangkan.

Kota Sukabumi sendiri secara demografi memiliki 7 Kecamatan dan 33 Kelurahan, dengan Kecamatan Cikole sebagai Kecamatan yang memiliki jumlah penduduk yang paling banyak dari Kecamatan lain. Kemudian, dipilih nya Kelurahan Subangjaya sebagai titik sentral Program Kelurahan Digital adalah karena Kelurahan Subangjaya memiliki potensi bisnis dan ekonomi yang dianggap sangat menjanjikan

Selain itu, menjadikan Kelurahan sebagai pusat pelayanan keuangan masyarakatnya, seperti dalam melakukan pembayaran pajak daerah (PBB, Samsat, pembayaran kewajian lainnya), penarikan dan penyetoran uang serta desa sebagai etalase penjulan produk UMKM masyarakat.