Pelatihan UMKM di Kabupaten Solok jadi Program Pertama di Indonesia oleh Kemekopukm
Kabupaten Solok
Pemerintah Kabupaten Solok melalui Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan melaksanakan kegiatan pelatihan bagi pelaku UMKM yang berada di Kabupaten Solok, Rabu (18/5/22).
Kegiatan ini dilaksanakan atas dasar kerja sama dengan pihak Smesco Indonesia, sebuah lembaga layanan pemasaran koperasi usaha kecil menengah dibawah Kementerian Koperasi dan UKM (Kemekopukm) dengan Pemerintah Kabupaten Solok.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Solok Ahpi Gusta Tusri, S.STP, M.Si, bahwa, pelatihan ini agar menambah wawasan kewirausahaan dengan menghadiri serta mengundang narasumber dari Kementerian Koperasi dan UKM.
Diketahui, Smesco Indonesia merupakan lembaga yang berada dibawah Kemenkopukm dengan tujuan membuka pemasaran UMKM dan pedagang ke tingkat nasional dan internasional.
Kegiatan pelatihan di Kabupaten Solok ini merupakan program pertama di kabupaten kota di Indonesia, dan jika nantinya kegiatan ini memberikan pengaruh yang besar maka akan dilaksanakan di kabupaten kota lain di Indonesia.
“Pelaksanaan kegiatan pelatihan UMKM Solok Bangkit 2022 ini dilaksanakan (dengan) 9 macam bentuk, dilaksanakan selama 4 hari mulai dari 18 sampai dengan 21 Mei 2022 di Arosuka dan Koto Baru,” katanya.
Kemudian Bupati Solok H. Epyardi Asda, M. Mar, yang secara langsung hadir dan membuka langsung pelatihan mengatakan dirinya bangga atas kehadiran para pelaku UMKM bagi perekonomian Kabupaten Solok.
“Pemerintah daerah khususnya Kabupaten Solok ingin membangkitkan ekonomi lewat UMKM. Ada banyak UMKM di Kabupaten Solok yang berpotensi untuk dikembangkan. Insha Allah nantinya kalau Kabupaten Solok jadi percontohan program Smasco, mari kita tunjukan ke pusat atau daerah lain bahwa kita tidak main-main,” katanya Bupati.
Solok disebut-sebut memiliki beberapa komoditas unggulan yang dapat dikembangkan, di antaranya ialah nilam atau bahan untuk minyak atsiri, beras, rendang, kopi dan lainnya.
Lebih lanjut, pokok yang menjadi ruang lingkup dari nota kesepahaman ini di antaranya ialah pengembangan, peningkatakan promosi dan pemberdayaan serta sosialisasi kepada pelaku UMKM, termasuk pertukaran data dan informasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di digital untuk mempersiapkan program UMKM Kabupaten Solok Bangkit.
